Bad Bunny resmi menjadi headliner Super Bowl Halftime Show pada 8 Februari 2026 di Levi’s Stadium, Santa Clara, California. Oleh karena itu, Bad Bunny Super Bowl 2026 bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan tonggak besar bagi musik Latin di panggung olahraga terbesar dunia.
Selain itu, ini menjadi pertama kalinya seorang artis berbahasa Spanyol sepenuhnya memimpin halftime show tanpa kolaborasi besar artis non-Latin. Karena itu, penampilan Bad Bunny diprediksi memecahkan rekor penonton global dan memperkuat dominasi reggaetón serta trap Latino di panggung internasional. Dengan demikian, berikut fakta lengkap, alasan pemilihan, serta prediksi penampilan yang wajib kamu ketahui!
Mengapa Bad Bunny Dipilih Jadi Headliner Super Bowl 2026?
NFL dan Roc Nation (produser halftime show) memilih Bad Bunny karena beberapa alasan kuat. Pertama-tama, ia mendominasi chart global. Album terbarunya (2025) kembali menduduki puncak Billboard 200, dan single “DtMF” serta “Un Verano Sin Ti” masih trending di Spotify 2026.
Selanjutnya, Bad Bunny membawa identitas Puerto Rico dan Latin ke panggung mainstream tanpa kompromi bahasa Spanyol. Apalagi, penampilannya di Coachella 2023 & 2024 mencatat rekor streaming dan viewership. Karena itu, NFL ingin memanfaatkan momentum Latin music yang sedang naik daun di Amerika Serikat dan dunia.
Prediksi Setlist & Elemen Penampilan Bad Bunny di Super Bowl 2026
Bad Bunny dikenal dengan penampilan visual spektakuler dan energi tinggi. Berikut prediksi setlist serta elemen panggung yang kemungkinan besar muncul:
- Pembukaan epik Kamu akan melihat “Tití Me Preguntó” atau “Moscow Mule” dengan visual pulau Puerto Rico dan efek drone membentuk bendera Boricua.
- Medley hits Bad Bunny menggabungkan “Yo Perreo Sola”, “Safaera”, “Dákiti”, dan “Un Ratito” dalam satu segmen energik.
- Momen emosional Ia membawakan “Andrea” atau “Ojitos Lindos” dengan lighting dramatis dan penampilan akustik yang menyentuh.
- Kolaborasi surprise Kamu mungkin melihat cameo dari J Balvin, Karol G, atau bahkan Daddy Yankee untuk efek “Latin takeover”.
- Penutup bombastis Bad Bunny menutup dengan “I Like It” atau “Amorfoda” lengkap dengan kembang api dan konfeti.
Apalagi, ia suka memasukkan elemen budaya Puerto Rico seperti bomba, plena, dan reggaetón klasik. Karena itu, penampilan ini diprediksi sangat autentik dan berbeda dari halftime show sebelumnya.
Dampak Sosial & Budaya dari Super Bowl
Keputusan ini membawa dampak besar. Pertama-tama, representasi Latin pertama kali mendominasi panggung Super Bowl tanpa “crossover” besar. Selain itu, streaming lagu-lagu Bad Bunny diprediksi naik +300–500% pasca-penampilan.
Di samping itu, isu ini mendorong artis Latin lain seperti Karol G, Feid, dan Rauw Alejandro. Akibatnya, diskusi tentang inklusivitas di acara olahraga Amerika yang selama ini didominasi artis pop/hip-hop berbahasa Inggris semakin ramai.
Tips Menonton Bad Bunny Super Bowl dari Indonesia
Kamu bisa menonton live pada 8 Februari 2026 pukul 18:30 WIB (kickoff sekitar 18:00 WIB). Platform streaming seperti Vidio, Vision+, atau situs resmi NFL (jika tersedia geo-block bypass) menjadi pilihan utama. Supaya bisa nonton tanpa hambatan, kamu gunakan VPN US + langganan NFL Game Pass atau YouTube TV. Persiapan lain, kamu siapkan camilan khas Puerto Rico seperti mofongo atau tostones untuk menikmati vibes Latin!
Kesimpulan
Bad Bunny Super Bowl menandai era baru bagi musik Latin di panggung global. Dengan energi khasnya, visual megah, dan representasi Puerto Rico yang kuat, penampilan ini diprediksi menjadi salah satu halftime show paling ikonik sepanjang sejarah Super Bowl.
Kamu excited menonton Bad Bunny di Super Bowl 2026? Prediksi lagu pembuka dan penutup apa menurutmu? Share di kolom komentar ya!
Jangan lupa subscribe newsletter untuk update musik Latin, berita Super Bowl 2026, dan rekomendasi konser terbaru. ¡Vamos con Bad Bunny!
Tags: bad bunny super bowl 2026, headliner super bowl 2026, bad bunny halftime show, wisata musik latin, super bowl halftime show 2026, reggaeton di super bowl
Sumber referensi:

