Pendahuluan
Isu reshuffle kabinet kembali mencuat di Indonesia awal 2026. Presiden Prabowo Subianto memimpin Kabinet Merah Putih sejak Oktober 2024. Kabinet ini sudah mengalami empat kali perombakan. Kini, rumor reshuffle kabinet jilid kelima muncul kuat setelah dinamika politik terbaru, termasuk pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Pertama-tama, posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong pasca Thomas Djiwandono bergeser. Selain itu, beberapa media melaporkan nama-nama menteri seperti Menko PMK Pratikno, Menlu Sugiono, dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono terancam perubahan. Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah adanya reshuffle kabinet besar pada 28-29 Januari 2026. Oleh karena itu, perubahan ini lebih ke penyesuaian posisi daripada perombakan masif.
Di artikel ini, kita bahas kabar terkini reshuffle kabinet Prabowo, nama-nama yang beredar, alasan potensial, serta dampak politiknya.
Latar Belakang Kabinet Merah Putih dan Jejak Reshuffle Sebelumnya
Presiden Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024 dengan 48 menteri dan puluhan wakil menteri. Sejak itu, reshuffle kabinet terjadi beberapa kali untuk menyesuaikan performa, memperkuat konsolidasi politik, dan mengisi jabatan kosong.
- Reshuffle pertama (Februari 2025): Presiden melakukan evaluasi performa awal.
- Reshuffle kedua (September 2025): Presiden mengganti Menteri Keuangan menjadi Purbaya Yudhi Sadewa.
- Reshuffle ketiga & keempat (2025): Presiden melantik menteri baru di bidang BUMN dan kehutanan.
Akibatnya, kabinet sudah mengalami empat kali perombakan hingga akhir 2025. Kini, isu reshuffle kabinet 2026 muncul karena kebutuhan pengisian Wamenkeu dan evaluasi kinerja menteri.
Kabar Terkini Reshuffle Kabinet Prabowo 2026
Per 30 Januari 2026, Istana Kepresidenan menegaskan tidak ada reshuffle kabinet besar pada 28-29 Januari. Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan bahwa perubahan hanya terkait penugasan Thomas Djiwandono ke BI, bukan perombakan kabinet secara keseluruhan.
Namun, isu tetap ramai karena:
- Posisi Wamenkeu kosong, dan Presiden Prabowo akan mempertimbangkan pengisian setelah berkonsultasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
- Beberapa media seperti Tribunnews, Bisnis.com, dan Ulasan.co melaporkan rumor pelantikan sekitar 13.00 WIB (tapi Istana membantahnya).
Selain itu, Partai Golkar dan Demokrat menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo. PDIP juga disebut-sebut mungkin bergabung, meskipun belum ada konfirmasi resmi.
Nama-Nama yang Diisukan Kena Reshuffle Kabinet
Berdasarkan bocoran dari berbagai sumber (Tribunnews, Ulasan.co, Serambinews), nama-nama berikut muncul sebagai kandidat perubahan jika pertukaran kabinet terjadi:
- Menko PMK Pratikno (diisukan diganti, mungkin menjadi Staf Khusus Presiden).
- Menteri Luar Negeri Sugiono (posisi dipertanyakan).
- Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.
- Kepala KSP Muhammad Qodari.
- Menkominfo Meutya Hafid.
- Menteri HAM Natalius Pigai.
Nama pengganti yang menguat:
- Budisatrio Djiwandono (untuk Menlu).
- Angga Raka Prabowo (Menkominfo).
- Juda Agung (Wamenkeu).
Namun, ini masih rumor. Presiden Prabowo memegang kewenangan penuh atas pergantian kabinet.
Alasan dan Dampak Potensial Reshuffle Kabinet
Presiden biasanya melakukan pergantian kabinet untuk beberapa alasan utama:
- Mengisi jabatan kosong (seperti Wamenkeu).
- Mengevaluasi kinerja menteri.
- Memperkuat konsolidasi politik (misalnya memasukkan partai baru seperti PDIP).
- Menyesuaikan kabinet dengan prioritas nasional (ekonomi, ketahanan pangan, luar negeri).
Di sisi lain, perombakan berulang bisa memicu spekulasi politik dan hoaks. Sebagai contoh, Liputan6.com mencatat banyak hoaks seputar reshuffle yang beredar. Akibatnya, stabilitas kabinet bisa terganggu jika perombakan terlalu sering.
Untuk informasi resmi, kunjungi situs Sekretariat Kabinet.
Kesimpulan
Reshuffle kabinet Prabowo 2026 masih sebatas isu dan rumor, terutama terkait pengisian Wamenkeu pasca Thomas Djiwandono ke BI. Istana membantah perombakan besar akhir Januari 2026, tapi dinamika politik menunjukkan kemungkinan penyesuaian dalam waktu dekat. Nama-nama seperti Pratikno, Sugiono, dan lainnya tetap diwaspadai.
Apa pendapatmu tentang reshuffle ini? Apakah menurutmu diperlukan atau justru mengganggu stabilitas? Tulis di kolom komentar! Subscribe blog untuk update politik Indonesia terbaru.
Semua informasi berdasarkan Kompas.id, Bisnis.com, Tribunnews, Liputan6, dan pernyataan resmi Istana per 30 Januari 2026. Pantau sumber resmi untuk konfirmasi. ๐ฎ๐ฉ๐ฐ

